Cara mengubah gambar menjadi vector.

Cara Membuat Vector di Photoshop dengan Kualitas Tinggi

Halo guys, pada tutorial kali ini, kamu akan belajar membuat vector di Photoshop. Atau mungkin ingin meningkatkan skill Photoshop kamu dengan trik-trik untuk mempermudah dalam mengubah foto menjadi vector dan cara yang tepat dalam memberi warna kepada vector dalam waktu singkat dan presisi.

Cara membuat vector di Photoshop sangat mudah. Tapi jika kamu ingin mengubah gambar biasa mejadi vector, pastinya dibutuhkan pengeditan yang langkah-langkahnya berulang-ulang. Tergantung seberapa banyak warna vector yang ingin kamu dapatkan di hasil akhir.

Nah, pada tutorial vector kali ini, vector yang dihasilkan hanya terdiri dari 4 warna, jadi tutorialnya tidak sampai menit jika dipraktekkan. Disarankan untuk menonton video tutorialnya agar lebih jelas dan cepat dalam membuat vector di Photoshop. Langsung saja ikuti langkah-langkah cara membuat vector di Photoshop.

Langkah 1 – Mempersiapkan Gambarnya

Pertama-tama, buka gambarnya dengan mengklik menu FileOpen → lalu cari folder dan file gambarnya di komputer dan klik OK. Kemudian pilih menu Image dan klik opsi Image Size. Pada kotak jendela pengaturan Image Size, disarankan untuk mengubah Resolution nya menjadi 300 Pixel/Inch. Dan jika kualitas gambar yang kamu buka tadi tinggi, ubah ukuran Height (tinggi) atau Width  (lebar) gambarnya menjadi 2000 pixel keatas, dengan mempertahankan aspec ratio nya. Setelah selesai mengubah pengaturannya, klik OK.

Catatan: Pengeditan di atas penting agar hasil vector yang dibuat berkualitas tinggi dengan kedetilan potongan objek gambar yang rapi. Tapi jika kualitas gambar kamu standar atau rendah, jangan ubah height atau width nya menjadi 2000 pixel.

Kemudian melakukan seleksi pada gambar untuk mengambil objek dan memisahkannya dari background. Untuk lebih detil lagi, baca panduan cara menghilangkan background di Photoshop. Pada tutorial tersebut sudah lengkap dijabarkan cara melakukan seleksi pada objek gambar untuk memisahkannya dari background.

Atau mungkin seleksi objek pada gambar tidak terlalu rumit, gunakan saja Magic Wand Tool untuk menyeleksi objek agar cepat. Jika objek gambar sudah selesai terseleksi, tekan tombol Ctrl dan J secara bersamaan pada keyboard untuk menempatkan seleksi tadi ke layer yang baru.

Langkah 2 – Memberi Filter Oil Paint pada Layer Objek

Langkah selanjutnya, pilih layer tersebut, klik menu FilterStylizeOil Paint (pada Photoshop versi CC) atau FilterOil Paint (pada photoshop versi CS). Setelah kotak jendela pengaturan Oil Paint terbuka, ubah pengaturan berikut:

  • Ubah Stylization: 5
  • Cleanliness: 4
  • Scale: 3
  • Bristle Detail: 4
  • Angular Direction: 0
  • Shine: 0,2

Pengaturan tersebut mengontrol filter oil paint nya menjadi lebih mengkilap dan detil pada objek. kemudian klik OK untuk menutup jendela pengaturan Oil Paint. Selanjutnya klik menu ImageAdjustmentsDesaturate. Tambahkan layer adjustment jenis Levels dan klik Mask it  pada kotak pengaturannya untuk menerapkannya hanya ke layer yang terpilih. Dan tambahkan lagi layer adjustment jenis Posterize dan klik Mask it.

Penjelasan: Layer adjustment jenis Posterize menentukan berapa warna yang kamu mau terapkan pada layer. Pada tutorial ini banyaknya warna yang ditentukan hanya 4. Tapi kamu bebas menentukan seberapa banyak warna yang ingin kamu tentukan. Tergantung nilai seni yang ingin kamu dapatkan dalam meng-konversi gambar menjadi vektor.

Kemudian double-klik layer Levels untuk membuka kotak pengaturannya. Layer Levels di Photoshop adalah penyesuaian densitas atau kepadatan warna. Geser setiap slider pengaturan Levels sambil amati perubahan warna pada gambar sampai kepadatan warnanya sesuai keinginan kamu. Dalam tahap ini, kamu bisa menambahkan area warna cerah dan mengurangi area warna gelap atau sebaliknya.

Langkah 3 – Menyatukan Layer Objek dengan Layer Adjustments-nya

Pilih layer objek dan kedua layer adjustments-nya dengan cara menahan tombol Shift dan klik pada ketiga layer yang ingin digabungkan tersebut. Kemudian, klik kanan dan pilih Merge Layers.

Selanjutnya, klik FilterStylizeOil Paint (pada Photoshop versi CC) atau FilterOil Paint (pada Photoshop versi CS). Pada kotak jendela pengaturan filter Oil Paint, terapkan pengaturan berikut:

  • Stylization: 10
  • Cleanliness: 5
  • Scale: 3
  • Bristle Detail: 4
  • Angular Direction: 0
  • Shine: 0.2

Klik OK jika sudah selesai mengaturnya.

Langkah 4 – Mengubah Gambar Menjadi Vector

Tahap ini adalah trik mengubah gambar menjadi vector keren di Photoshop. Setiap warna yang dibuat tadi masing-masing akan diubah menjadi layer vector tersendiri. Jadi nanti hasilnya terdiri dari 4 layer warna vector yang membentuk gambar vector sebagai hasil akhirnya.

Akan tetapi bukan jadi patokan hanya 4 warna saja ya, tergantung seberapa banyak warna yang kamu tentukan pada pengaturan Posterize di langkah ke-2. Triknya mudah diterapkan, melakukannya agak lama jika warna yang kamu tentukan banyak. Karena proses melakukannya sama dan berulang setiap membuat layer vector untuk setiap warna yang ada.

Mengubah Warna Cerah (Highlights) Menjadi Layer Vector

Double-klik pada layer objek untuk membuka jendela pengaturan Layer Style. Pada tab setingan Blending Options, Langsung ke bagian Blend If. Geser sliler This Layer bagian sebelah kiri hingga warna yang terlihat hanya satu warna, yaitu warna yang paling cerah.

Rekomendasi: Untuk mengetahui penjelasan mengenai Blend If khususnya slider “This Layer” dan “Underlying Layer”, baca juga artikel mengenai cara color grading di Photoshop.

Duplikat layer objek dengan menekan tombol Ctrl dan J pada keyboard secara bersamaan. Klik kanan layer duplikat tersebut dan pilih Convert to Smart Object. Tahan tombol Ctrl pada keyboard dan klik thumbnail layer tersebut untuk membuat seleksi pada warnanya. Lalu aktifkan selection tool yang mana saja dan klik kanan pada warna di canvas dan pilih Make Work Path. Kotak jendela pengaturan Make Work Path akan terbuka dan ubah nilai Tolerance nya menjadi 1.5, lalu klik OK.

Saatnya membuat vector di Photoshop, yaitu dengan layer warna tadi masih terpilih, buat layer adjustment jenis solid color dengan mengklik tombol bergambar ikon bulat di bawah panel layer dan pilih Solid Color. Maka layer vector akan dibuat secara otomatis. Pilih warnanya menjadi putih (atau warna yang tingkat kecerahannya ke-1) dan klik OK. Ganti nama layernya sesuai dengan nama warna yang kamu pilih tadi atau jadi Warna Paling Cerah. Jika paling cerah, misalnya putih, beri nama Putih. Dan Delete layer duplikat di bawahnya.

Tips: Jika kamu ingin memastikan apakah layer tersebut adalah layer vector, gunakan Direct Selection Tool dan klik pada warnanya di canvas, maka titik-titik anchor vector nya akan terlihat.

Mengubah Warna Agak Cerah (Midtone 1) Menjadi Layer Vector

Nonaktifkan layer vector warna paling cerah tadi dengan mengklik ikon bergambar mata di sebelah layernya, agar pengeditan lebih jelas fokus pada satu warna. Kemudian, sama seperti langkah tadi:

  • Double klik pada layer objek, pada kotak pengaturan Leyer Style di bagian Blend If, geser slider “This Layer” hingga yang terlihat hanya warna agak cerah.
  • Duplikat layer objek dengan menekan tombol Ctrl dan J secara bersamaan pada keyboard.
  • Klik kanan pada layer duplikatnya lalu pilih Convert to Smart Object.
  • Tahan tombol Ctrl pada keyboard dan klik thumbnail layer duplikatnya untuk melakukan seleksi pada warna secara otomatis.
  • Klik kanan pada seleksi warna tersebut di canvas dan pilih Make Work Path.
  • Buat layer adjustment dengan meng-klik tombol ikon bulat di bawah panel layer dan pilih Solid Color.
  • Tentukan warnanya menjadi warna yang agak cerah (atau warna yang urutan tingkat kecerahannya ke-2).
  • Ganti nama layernya menjadi Warna Agak Cerah atau Warna ke-2.
  • Delete layer duplikat dibawahnya.

Mengubah Warna Agak Gelap (Midtone 2) Menjadi Layer Vector

Nonaktifkan layer vector warna agak cerah tadi dengan mengklik ikon bergambar mata di sebelah layernya, agar pengeditan lebih jelas fokus pada satu warna. Kemudian, sama seperti langkah tadi:

  • Double klik pada layer objek, pada kotak pengaturan Leyer Style di bagian Blend If, geser slider “This Layer” hingga yang terlihat hanya warna agak gelap.
  • Duplikat layer objek dengan menekan tombol Ctrl dan J secara bersamaan pada keyboard.
  • Klik kanan pada layer duplikatnya lalu pilih Convert to Smart Object.
  • Tahan tombol Ctrl pada keyboard dan klik thumbnail layer duplikatnya untuk melakukan seleksi pada warna secara otomatis.
  • Klik kanan pada seleksi warna tersebut di canvas dan pilih Make Work Path.
  • Buat layer adjustment dengan meng-klik tombol ikon bulat di bawah panel layer dan pilih Solid Color.
  • Tentukan warnanya menjadi warna yang agak cerah (atau yang urutan tingkat kecerahannya ke-3).
  • Ganti nama layernya menjadi Warna Agak Gelap atau Warna ke-3.
  • Delete layer duplikat dibawahnya.

Mengubah Warna Paling Gelap (Shadows) Menjadi Layer Vector

Nonaktifkan layer vector warna agak gelap tadi dengan mengklik ikon bergambar mata di sebelah layernya, agar pengeditan lebih jelas fokus pada satu warna. Kemudian, sama seperti langkah tadi:

  • Double klik pada layer objek, pada kotak pengaturan Leyer Style di bagian Blend If, geser slider “This Layer” hingga yang terlihat hanya warna paling gelap.
  • Duplikat layer objek dengan menekan tombol Ctrl dan J secara bersamaan pada keyboard.
  • Klik kanan pada layer duplikatnya lalu pilih Convert to Smart Object.
  • Tahan tombol Ctrl pada keyboard dan klik thumbnail layer duplikatnya untuk melakukan seleksi pada warna secara otomatis.
  • Klik kanan pada seleksi warna tersebut di canvas dan pilih Make Work Path.
  • Buat layer adjustment dengan meng-klik tombol ikon bulat di bawah panel layer dan pilih Solid Color.
  • Tentukan warnanya menjadi warna yang paling gelap (atau yang urutan tingkat kecerahannya ke-4).
  • Ganti nama layernya menjadi Warna Paling Gelap atau Warna ke-4.
  • Delete layer duplikat dibawahnya.

Langkah 5 – Mengubah Warna di Setiap Layer Vector

Sampai tahap ini kamu perlu ubah warna setiap layer vector. Caranya, double-klik ikon kotak di sudut kanan bawah thumbnail layer vector, maka jendela pemilihan warna akan terbuka. Kemudian pilih warnanya sesuai dengan warna asli gambar dan sesuai dengan tingkat kecerahannya.

Lakukan cara yang sama di setiap layer vector yang belum diganti warnanya.

Tips dalam menentukan warna untuk layer vector: Kamu bebas menentukan warna apa saja, atau mungkin ingin agar warnanya disesuaikan dengan warna asli gambar. Tapi yang terpenting tingkat kecerahan warnanya tetap berurutan sesuai dengan tingkat kecerahan yang kamu tentukan tadi di langkah ke-4.

Sampai tahap ini gambar vector sudah bisa dikatakan selesai. Tapi mungkin kamu ingin lebih banyak variasi warnanya agar gambarnya lebih berseni. Misalnya, kami ingin mengubah warna bagian-bagian kecil atau bagian-bagian detail tertentu.

Caranya, perhatikan lokasi bagian tertentu yang ingin kamu ubah warnanya, kemudian lihat di layer vector yang mana bagian tersebut kamu temukan. Nah, misalnya berada di layer Warna Agak Gelap. Pilih pada layer vector tersebut dan klik tombol Create New Layer yang bergambar ikon kertas berada di bawah panel layer. Maka layer yang baru akan muncul di atas layer Warna Agak Gelap. Klik kanan layer baru tersebut dan pilih opsi Create a Clipping Mask.

Kemudian, aktifkan Brush Tool dan ganti warna foreground sesuai dengan keinginan kamu dengan syarat seperti yang disebutkan di tips tadi. Pastikan layer yang baru masih terpilih, dan mulai goreskan warnanya di area yang ingin kamu ganti warnanya. Cara ini agar warnaya hanya diterapkan di area tertentu pada layer yang kamu pilih saja, dan tidak terkontaminasi ke area yang tingkat kecerahannya berbeda.

Cara membuat vector di Photoshop.

Demikian cara selanjutnya berulang-ulang jika masih banyak area-area tertentu yang perlu kamu ganti warnanya. Yang terpenting:

  • ingat posisi areanya,
  • cari di layer vector yang mana area tersebut berada,
  • buat clipping mask untuk layer vector-nya,
  • ganti warna foreground sesuai dengan keinginan kamu,
  • pilih clipping mask-nya, dan
  • warnai area yang ingin kamu ganti warnanya pada canvas, tanpa perlu kuatir meleset karena tidak akan terkontaminasi ke area lain.

Memberi Stroke ke Layer Warna Paling Gelap

Double-klik layer warna paling gelap, maka kotak jendela pengaturan Layer Style akan terbuka. Pada aktifkan kotak centang opsi Stroke dan ganti nilai:

  • Size: 8
  • Position: Outside
  • Opacity: 100%
  • Fill Type: Color
  • Color: ganti ke warna hitam

Kemudian klik OK.

Gambar Vector Sudah Jadi

Nah, itulah tadi cara membuat vector di Photoshop dengan trik yang mudah dilakukan, namun nilai seni pada hasil editannya sangat memuaskan. Jika kamu zoom hasilnya dan memperhatikan gambarnya di canvas, maka tidak ada pixel terlihat. Dalah arti lain, jika kamu print hasilnya dalam ukuran apa saja, hasil print-nya tidak akan pecah. Gambar vector cocok untuk dicetak di banner atau media cetak apapun dengan ukuran gambar yang sangat besar. Ketimbang menge-print gambar asli yang jika diperbesar kemungkinan besar pixelation-nya terlihat jelas.

Export atau Print Gambar Vector yang Kamu Buat

Aktifkan semua layer vector dengan mengklik ikon bergambar mata di sebelah setiap layer warna vector yang kamu buat tadi dan nonaktifkan layer objek dan background nya, maka gambar vektor yang kamu buat sudah siap untuk di print atau di export (simpan) dengan format file sesuai dengan keinginan kamu.

Kamu juga bisa membuat layer-layer vector tersebut ke dalam satu grup. Caranya, pilih layer vector warna pertama dan tahan tombol Shift pada keyboard, lalu klik layer vector warna keempat. Maka keempat layer vectornya akan terpilih, lalu drag atau tarik keempat layer vector tersebut ke tombol bergambar folder di bawah panel layer. Maka keempat layer vector tersebut akan berada di dalam satu grup pada panel layer. Ganti nama folder grup-nya menjadi Vector.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *