Meningkatkan Pengunjung Situs Menggunakan Tehnik SEO yang Benar

SEO sangat diperlukan bagi para pelaku publikasi online, merupakan salah satu strategi content marketing yang menggunakan website atau blog. Saat ini, tidak jarang orang kewalahan, bahkan ada juga yang menyerah dalam meningkatkan pengunjung ke situs mereka menggunakan tehnik SEO.

Karena SEO bukanlah hal yang mudah dilakukan disamping begitu banyaknya saingan di niche atau kata kunci tertentu. Dan praktek SEO juga tidak langsung berdampak, butuh waktu agar SEO yang dilakukan terlihat hasilnya. Selain itu, praktek SEO juga perlu dimaksimalkan terus-menerus seiring berjalannya waktu, agar bisa stand out di antara kompetitor.

Ada berbagai tehnik SEO yang bisa kita temui di dunia online. Misalnya yang paling umum adalah tehnik White Hat SEO (direkomendasikan) dan tehnik Black Hat SEO (tidak direkomendasikan). Istilah-istilah tehnik SEO tersebut sudah lama beredar semenjak maraknya content marketing di dunia online. Masing-masing tehnik SEO tersebut memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri.

Dari sekian banyaknya istilah-istilah SEO yang beredar saat ini, artikel ini akan menguraikan secara sederhana sehingga kamu bisa mengerti bagaimana cara melakukan SEO yang benar. Secara teori tehnik SEO itu gampang dan mudah dipelajari. Namun, seperti yang disebutkan tadi, banyak orang yang berhenti melakukan SEO karena hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

SEO Bukanlah Cara Instan untuk Mendapatkan Pengunjung Situs

Banyak faktor yang menentukan bagus atau buruknya peringkat halaman situs kita di mata mesin pencari. Dan semuanya itu ditentukan oleh pembaharuan algoritma mesin pencari yang terbaru. Jadi, apapun tehnik SEO yang dilakukan, tidak menjamin memberikan dampak yang terus-menerus memberikan trafik ke situs kita. Jadi, kemungkinan besar setiap tehnik SEO yang pernah dilakukan tidak seterusnya efektif, seiring perubahan atau update algoritma mesin pencari, misalnya Google.

Oleh karena itu, tidak perlu tergiur dengan iming-iming yang mengatakan bisa cepat dapat trafik banyak menggunakan tehnik SEO yang ini dan yang itu. Butuh waktu agar SEO efektif menghasilkan pengunjung sesuai yang diharapan. Adapun cepat atau lama dampak SEO ditentukan oleh banyak faktor.

Nah, artikel ini akan menguraikan secara sederhana faktor-faktor SEO ke dalam dua bagian, yaitu SEO onpage dan offpage, sekaligus menjelaskan bagaimana cara yang benar mempraktekkan SEO. Tapi sebelum membahasnya satu per satu, ada baiknya kita terlebih dahulu mengetahui pengertian SEO.

Pengertian SEO

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization, dalam bahasa Indonesia artinya adalah Optimasi Mesin Pencari, yang mana, website atau blog disesuaikan sedemikian rupa agar URL atau konten-nya bisa berperingkat bagus di SERP (Search Engine Results Page/halaman hasil pencarian mesin pencari).

Istilah SEO mulai muncul semenjak fenomena meroketnya popularitas Google yang banyak digunakan sebagai pencari informasi secara online. Para online marketer pun mulai tergiur memanfaatkan Google untuk mendapatkan pengunjung organik dari hasil pencarian Google. Alhasil, SEO mulai ramai dibahas dan diteliti oleh para online marketer. Dan tidak sedikit para online marketer tersebut membuat standar mereka sendiri dalam mempraktekkan SEO.

Disamping semua itu, seperti yang disebutkan tadi, apapun standar SEO yang kita gunakan, tidak selalu menajamin halaman situs atau konten kita peringkat bagus di mesin pencari. Karena dinamika perubahan algoritma mesin pencari selalu dikembangkan demi memberi peringkat kepada konten-konten yang berkualitas.

Seperti apa konten berkualitas di mata mesin pencari, terutama Google? Nah, itulah faktor-faktor yang akan kita bahas disini. Langsung saja kita uraikan satu per satu apa saja tehnik SEO yang benar.

Tehnik SEO yang Benar

Melakukan SEO berarti kita ingin membantu orang-orang untuk menemukan situs kita melalui mesin pencari menggunakan kata kunci tertentu tanpa harus beriklan di mesin pencari. Jika sebuah website atau blog secara rutin menambahkan jumlah kontennya dalam kurun waktu tertentu, webmaster-nya akan bisa dengan mudah menganalisa kata kunci apa saja yang paling banyak mendatangkan trafik ke situsnya.

Jadi, kunci utama dalam mempraktekkan SEO adalah dengan meningkatkan probabilitas peluang mendapatkan peringkat bagus di SERP. Yaitu dengan membuat konten berkualitas sebanyak mungkin (onpage) dan memperoleh backlink (tautan balik) dari situs-situs lain sebanyak mungkin (offpage). Akan tetapi, diperlukan praktek yang benar agar semua usaha SEO yang dilakukan tidak salah langkah. Jika salah langkah dalam mempraktekkan SEO, cepat atau lambat peringkat situs akan anjlok peringkatnya di SERP. Untuk lebih detilnya, ikuti panduan onpage dan offpage SEO di bawah ini.

1. Mengoptimalkan On-page SEO

On-page SEO adalah praktek SEO yang dilakukan pada situs itu sendiri. Ada situs yang memiliki konten yang mengandung informasi lengkap, dan informasinya sangat dibutuhkan banyak orang, tapi pembaca yang datang dari mesin pencari tidak banyak. Hal tersebut dikarenakan konten tersebut tidak memenuhi standar SEO yang benar. Sebaliknya, ada juga konten kelihatannya biasa saja tapi sangat banyak pembaca yang datang dari mesin pencari. Karena konten tersebut dioptimasi agar peringkatnya bagus di SERP. Jadi, untuk meningkatkan peluang suatu konten bisa berperingkat bagus di SERP, paling utama yang harus dilakukan adalah mengoptimalkan on-page SEO nya. Di bawah ini adalah beberapa tips untuk mengoptimalkan op-page SEO secara benar.

a. Apapun Jenis Konten-nya, Selalu Sertakan Teks

Ada banyak jenis konten yang bisa kamu publikasikan di situs atau blog kamu. Contohnya konten artikel, video, podcast, gambar atau foto, dll. Mesin pencari memang mengindeks segala jenis konten untuk diberi peringkat atau diurutkan berdasarkan kata kunci (keyword) yang paling sesuai dengan konten tersebut. Jadi, jika kamu membuat judul sebuah halaman di situs kamu menggunakan gambar, mesin pencari tidak mengenali apa kata kunci yang sesuai untuk halaman tersebut. Demikian juga halnya dengan jenis konten lainnya selain teks. Oleh karena itu, apapun isi konten pada halaman situs kamu, buatlah judulnya menggunakan teks.

Contoh lainnya, jika kamu menyertakan satu atau beberapa gambar di sebuah postingan blog kamu, tambahkanlah tag judul dan deskripsi untuk masing-gambar tersebut, agar setiap gambar diindeks oleh mesin pencari dan diberi peringkat berdasarkan kata kunci yang terkandung pada tag judul dan deskripsi gambar tersebut. Untuk situs yang dibuat menggunakan WordPress bisa dengan mudah memberi tag judul dan deskripsi gambar.

b. Melakukan Keyword Research

Setelah menyertakan teks ke semua jenis konten yang ingin dioptimasikan agar mendapat peringkat di mesin pencari, kemudian lakukanlah keyword research. Keyword research merupakan penelitian kata kunci yang ramai dicari orang untuk disusupi ke deskripsi konten di situs kamu. Misalnya, jika konten kamu adalah artikel, susupilah beberapa kata kunci yang paling banyak dicari orang. Atau jika konten kamu adalah gambar, berilah judul gambar beserta deskripsi yang mengandung kata kunci yang relevan.

Seperti yang disebutkan diatas, melakukan keyword research adalah untuk mencari kata kunci atau phrasa tertentu yang paling banyak dicari orang. Dan yang terpenting kata kunci yang digunakan sesuai dengan konten yang dioptimasikan agar peringkatnya berpeluang bagus di mesin pencari. Tapi tidak sebatas itu saja, perlu juga menganalisa seberapa berat persaingan situs-situs yang membidik kata kunci tersebut. Semakin rendah tingkat persaingan kata kunci, maka akan semakin mudah untuk mendapatkan peringkat di mesin pencari.

Karena itu, gunakanlah kata kunci atau phrasa yang persaingannya rendah, banyak dicari orang di mesin pencari, dan yang paling sesuai untuk konten kamu.

c. Membuat Konten Berkualitas dengan Panjang Minimal 1000 Kata

Setelah menyertakan teks di setiap jenis konten dan menentukan keyword yang sesuai, buatlah artikel untuk konten tersebut. Adapun panjang artikel atau postingan yang ideal dalam pengoptimalan op-page SEO yakni minimal 1000 kata. Jika bisa lebih banyak lebih baik. Tapi tidak hanya sebatas membuat artikel yang panjang saja. Buatlah artikel yang kaya informasi dan relefan dengan topik yang dibahas.

Kenapa 1000 kata? Faktanya, walaupun sebuah artikel lebih dari 1000 kata, tidak serta merta akan mendapat peringkat bagus di mesin pencari. Kembali lagi ke poin sebelumnya, yaitu keyword (kata kunci). Dengan membuat artikel yang panjang, kamu bisa menempatkan beberapa keyword atau phrasa yang berbeda tapi masih memiliki sinonim keyword yang sama. Dengan demikian, semakin besar peluang postingan kamu untuk mendapatkan peringkat bagus di mesin pencari.

d. Perbanyak Konten Unik

Kembali lagi dengan istilah “content is the king”. Semakin unik konten yang ada di situs atau blog kamu, maka akan semakin disukai mesin pencari. Alasannya, Google mengutamakan konten unik karena secara otomatis jauh dari unsur plagiarisme. Yang mana, sangat besar kemungkinan konten plagiarisme masuk ke sandbox (kotak sampah) mesin pencari. Memang konten plagiarisme terindeks di mesin pencari. Tapi umumnya mesin pencari mengutamakan memberi peringkat bagi konten-konten yang paling unik.

e. Tingkatkan Hubungkan Antar Konten Menggunakan Link Dofollow

Jika website kamu mengandung banyak konten, maka akan lebih bagus berdasarkan algoritma mesin pencari. Karena mesin pencari akan menganggap bahwa situs kamu kaya akan informasi. Oleh karena itu, usahakanlah di setiap konten terdapat anchor teks berupa kata kunci atau phara yang diberi link menuju ke konten yang lain yang sesuai dengan kata kunci atau phrasa tersebut. Dan topiknya pun masih berkaitan dengan pembahasan yang dibahas pada halaman konten tesebut.

f. Menggunakan Link Outbound Nofollow pada Artikel Jika Diperlukan

Tidak ada salahnya memberi link dofollow untuk outbound link jika anchor teks-nya berkaitan dengan topik artikel yang dituju. Tapi tidak semua juga outbound link perlu dibuat dofollow guna memberi tahu mesin pencari mengenai referensi yang mana yang masih sesuai dengan topik dan mana yang tidak.

Misalnya, jika kamu menyertakan link affiliate pada sebuah artikel untuk merekomendasikan produk tertentu bagi para pembaca kamu, maka buatlah atribut link tersebut nofollow. Hal ini guna memberi tahu mesin pencari agar tidak memberi peringkat kepada link affiliate tersebut. Karena biasanya link affiliate yang menuju ke sebuah halaman produk tidak mengandung informasi yang dibutuhkan pembaca.

Logikanya, apabila link affiliate diberi atribut dofollow, tentu mesin pencari akan menganggap bahwa artikel kamu memberi nilai kepada link halaman situs lain yang topiknya tidak relevan atau tidak mengandung informasi yang sesuai dengan topik bahasan pada artikel tersebut. Dengan demikian, nilai kredibilitas situs kamu berkurang di mata mesin pencari.

Jadi, jika sebuah outbound link menuju ke sebuah referensi yang mengandung informasi untuk mendukung artikel kamu, maka berilah atribut dofollow. Sebaliknya, jika sebuah outbound link hanya merupakan URL affiliate atau semacam promotional, maka berilah atribut nofollow.

g. Mempercepat Loading Website

Desain website merupakan salah satu faktor onpage SEO yang tidak kalah pentingnya. Karena jika desain website kamu tertata rapi dan loadingnya ringan, tentu pembaca akan betah membuka-buka halaman lain di situs kamu. Dengan demikian, bounce rate situs kamu akan turun, yang merupakan salah satu tolak ukur yang digunakan oleh algoritma mesin pencari dalam menilai seberapa pentingnya suatu situs bagi pengunjung.

Bounce rate situs yang rendah bagus di mata mesin pencari karena hal tersebut mengartikan bahwa banyak pengunjung membuka halaman-halaman pada situs suatu situs. Semakin banyak halaman yang dibuka, maka dianggap semakin banyak juga informasi atau konten yang dibutuhkan atau disukai pengunjung. Dengan demikian, mesin pencari akan menaikkan peringkan situs kamu di SERP.

Oleh karena itu, loading situs yang cepat sangat mendukung untuk menurunkan bounce rate karena halaman-halaman pada website mudah dibuka.

2. Mengoptimalkan Off-page SEO

Off-page SEO merupakan upaya dalam meningkatkan popularitas sebuah situs di media-media online lain. Akan tetapi, perlu diketahui standar off-page SEO yang baik dan benar agar hasilnya optimal sesuai dengan yang diharapkan. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam mempraktekkan off-page SEO:

a. Memperoleh Backlink dari Situs-situs Lain

Faktor yang terpenting dalam off-page SEO adalah backlink (link balik). Semakin banyak situs lain merujuk ke sebuah halaman pada situs anda dengan memberi backlink, maka peringkat halaman situs anda tersebut di SERP akan semakin meningkat. Sebab itu, pastikanlah konten anda unik dan sangat bernilai, sehingga ada situs lain yang mau merujuk ke halaman konten anda dengan memberi backlink ke konten tersebut di situs mereka.

b. Melakukan Quest Posting di Situs-Situs Publikasi Populer

Berkontribusilah di situs-situs publikasi lain dengan mempublikasikan sebuah postingan yang bermanfaat bagi orang banyak agar mudah diterima untuk dipublikasi. Nah, pada setiap postingan quest post yang kamu ajukan, kamu bisa mereferensikan halaman situs kamu yang ingin kamu tingkatkan peringkatnya di SERP. Referensikan melalui sebuah backlink yang diberi anchor kata kunci yang kamu bidik.

c. Berkontribusi di Forum-Forum Populer

Banyak forum-forum ternama mengijinkan kita untuk mereferensikan sumber online dengan sebuah link pada postingan kita di forum-forum tersebut. Asalkan sesuai dengan peraturan pada forum yang kita ikuti dan referensi yang kita posting memang dibutuhkan bagi para pembaca. Nah, hal tersebut bisa jadi sebuah peluang bagi kita untuk mendapatkan backlink ke situs kita.

Hal-Hal yang Harus Dihindari Dalam Melakukan SEO

Tidak cukup hanya melakukan on-page dan off-page SEO untuk meningkatkan peringkat situs kita di mesin pencari. Perlu juga menghindari beberapa poin yang sangat tidak disukai mesin pencari. Adapun hal-hal yang harus dihindari dalam melakukan SEO adalah sebagai berikut:

a. Plagiarisme

Usahakanlah agar setiap konten yang kamu posting di situs kamu terhindar dari hal-hal plagiarisme. Artinya, buatlah konten yang murni hasil karya atau pemikiran kamu sendiri. Jika kamu harus mengutip beberapa pernyataan atau gambar atau video yang dimiliki oleh orang lain, gunakanlah seperlunya dan jangan lupa mereferensikan ke halaman sumber pernyataan atau konten tersebut dengan sebuah backlink. Hal ini untuk menghargai si pemilik konten tersebut dan dengan demikian terhindar dari complain atau gugatan yang bisa berakibat pengasingan dari mesin pencari dan yang paling parah, terkena take down oleh pihak yang berwajib.

b. Komentar Spam

Berkomentar di berbagai situs dengan tujuan semata-mata untuk menaruh backlink di kolom komentar bukanlah hal yang pantas dilakukan jika kamu ingin meningkatkan SEO situs kamu. Algortima mesin pencari bisa dengan mudah membaca pola backlink yang terlalu banyak didapatkan dari kolom komentar di berbagai situs. Dengan demikian, backlink tersebut akan dianggap manual atau tidak alami. Sehingga situs anda tidak diberi peringkat atau malah masuk sandbox.

c. Backlink Spam

Tidak jarang orang mengklaim diri mereka sebagai pakar SEO, dan diantaranya ada juga yang menawarkan jasa SEO dengan cara mendapatkan backlink. Nah, dalam hal ini perlu berhati-hati dalam berlangganan kepada sebuah layanan SEO. Carilah layanan SEO yang benar-benar sudah membuktikan hasil kinerja mereka. Karena biasanya jasa SEO abal-abal akan memberikan anda begitu banyak backlink dari berbagai media dalam waktu singkat. Hal ini bisa membentuh sebuah pola backlink yang mudah diketahui oleh algoritma mesin pencari. Yaitu sebuah pola backlink yang tidak alami. Pada umumnya mesin pencari, terutama Google, sangat menentang pola backlink yang tidak alami.

Kesimpulan Tehnik SEO

Jika kamu sering membaca atau mendengar pembahasan mengenai SEO, tentu kamu pernah mendengar istilah Content is the King. Ya, konten website kita adalah raja, artinya, konten kitalah yang merupakan faktor yang paling menentukan baik atau buruk peringkat link-nya di mata mesin pencari. Lalu diikuti oleh faktor-faktor pendukung lainnya seperti backlink, kata kunci, dan lain-lain seperti yang dibahas di atas. Tapi bukan berarti bahwa jika kita melakukan semua tehnik SEO yang benar tadi maka situs kita langsung juara di mesin pencari. Juga dibutuhkan waktu dan konsistensi dalam membangun dan mengelola website yang baik dan benar, agar dampaknya bisa kita rasakan sesuai dengan yang kita harapkan.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk meningkatkan SEO situs kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *