Cara membuat efek 3D Pop Out di Photoshop.

Tutorial Photoshop Cara Membuat 3D Pop Out Effect

Halo teman-teman, pada tutorial Photoshop kali ini kita akan membuat 3D pop out effect. Panduannya cocok diikuti oleh pemula guna memperdalam keterampilan dalam pengeditan gambar menggunakan Photoshop. Nah, dalam proses pembuatannya, ada beberapa tehnik yang penting kita pelajari, a.l.:

  • cara menyeleksi subjek gambar menggunakan Refine Edge Brush Tool (pada Photohssop versi CC), yang mana pada Photoshop versi CS dinamakan dengan Refine Edge Tool,
  • cara melakukan Free Transform Selection dengan mode Screw, dan
  • mengurangi tingkat kecerahan warna pada area tertentu menggunakan Layer Adjustment jenis Solid Color dengan Blend Mode: Exclusion.

Tidak diragukan lagi bahwa ketiga tehnik tersebut akan sering kita gunakan untuk melakukan manipulasi gambar dan warna di Photoshop. Langsung saja kita mulai cara membuat 3D Pop Out Effect di Photoshop.

Kamu juga bisa menonton video tutorialnya agar lebih detil lagi penjelasan dan cara mempraktekkannya.

Apa itu 3D Pop Out Effect?

3D Pop Out Effect adalah istilah untuk menyebutkan nama seni manipulasi gambar yang berupa penggabungan beberapa gambar yang hasilnya tampak seperi 3 dimensi dengan subjek gambar terlihat menonjol keluar dari suatu objek. Seperti namanya, “Pop Out” yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti “muncul keluar“.

Melakukan Seleksi pada Gambar Subjek

Untuk membuat 3D Pop Out di Photoshop, kita perlu menggabungkan 2 gambar yang berbeda. Yang satu adalah gambar background dan yang satunya lagi adalah gambar subjek.

Jendela pengeditan gambar background.

Jendela pengeditan gambar subjek.

Pada gambar yang satu, saya ingin mengambil subjek-nya saja dan sedikit area berbentuk persegi empat di sekitar subjek. Ada dua tahap penyeleksiannya. Antara lain, penyeleksian subjek dan penyeleksian potongan area berbentuk persegi empat di sekitar gambar subjek.

Menyeleksi Subjek Gambar Menggunakan Quick Selection Tool

Pertama-tama, aktifkan Quick Selection Tool (W). Pada Photoshop versi CC, kamu bisa langsung mengikuti cara yang dipraktekkan pada tutorial ini. Tapi jika kamu menggunakan Photoshop versi CS, kamu bisa ikuti tutorial cara menghapus background di Photoshop yang sudah pernah kita bahas sebelumnya.

  • Untuk versi CC, setelah mengaktifkan Quick Selection Tool (W), klik Select Subject di panel option bar untuk menyeleksi subjek gambar secara otomatis. Lalu klik tombol Select and Mask untuk membuka jendela pengoreksian seleksi.
  • Untuk versi CS, kamu perlu menyeleksinya secara manual menggunakan Quick Selection Tool (W). Lalu ke menu Select Refine Edge Tool.

Jika masih ada area tertentu yang ingin dikoreksi seleksinya, pada jendela Select and Mask (Refine Edge Tool di versi CS) aktifkan Quick Selection Tool. Lalu pada option bar, klik tombol (+) jika ingin menambahkan area tertentu ke bagian seleksi atau klik tombol (-) untuk mengeluarkan area tertentu dari seleksi. Sebagai tips: untuk memperbesar ukuran tool-nya, tekan tombol buka kurung siku “[” pada keyboard dan untuk memperkecil ukuran tool-nya, tekan tombol tutup kurung siku “]” pada keyboard, tapi sebelumnya pastikan tombol Caps Lock tidak aktif. Kemudian mulai mengoreksi penyeleksian subjek pada gambar.

Mengoreksi Seleksi Tepi Subjek Menggunakan Refine Edge Brush Tool

Aktifkan Refine Edge Brush Tool (R), dan pada panel pengaturan di sebelah kanan, centang opsi Smart Radius. Pilih View Mode: On Black dan atur Opacity-nya menjadi 100%.

Lalu mulai menggoreskan tool-nya hanya di area tepi subjek yang ingin dikoreksi penyeleksiannya. Misalnya di area detil yang rumit seperti area tepi bulu atau rambut.

Jika sudah selesai menggores area tepi subjek, lihat hasil seleksinya apakah tepinya terkontaminasi oleh warna background gambar. Jika demikian, centang opsi Decontaminate Colors dan atur persentase nilai Amount nya sambil mengamati hasilnya pada canvas. Setelah hasilnya sesuai keinginan, pada drop-down pengaturan Output to pilih opsi New Layer with Layer Mask lalu klik OK. Maka hasil penyeleksian yang dibuat tadi sudah berada di layer mask pada layer duplikat yang baru.

Memindahkan Layer Seleksi Subjek ke Gambar Background

Pilih layer yang baru dibuat tadi, lalu seret ke jendela dokumen (cavas) pengeditan gambar background.

Seret layer duplikat ke canvas pengeditan background.

Memindahkan layer subjek ke canvas pengeditan gambar background.

Dengan layer tersebut masih terpilih, tekan tombol Ctrl dan T secara bersamaan untuk mengaktifkan Free Transform. Lalu tahan tombol Alt dan Shift pada keyboard dan seret salah satu pojok pengontrol free transform untuk memperbesar atau memperkecil gambarnya. Setelah ukurannya sesuai dengan keinginan, klik tanda centang di option bar.

Menggunakan Free Transform di Photoshop.

Untuk menggeser posisi layer subjek, aktifkan Move Tool (V), dan geser posisi subjeknya di canvas.

Menambah Seleksi Berbentuk Persegi Empat di Sekitar Gambar Subjek

Nah, selanjutnya kita akan menambahkan area seleksi berbentuk persegi empat. Pilih layer mask pada layer yang baru ditambahkan tadi dengan cara mengkliknya. Lalu aktifkan Rectangular Marque tool (M) dan buat seleksi berbentuk persegi empat di canvas. Klik kanan pada area seleksinya, dan pilih Free Transform. Klik kanan lagi pada area seleksinya, lalu pilih Skew.

Selanjutnya, ubah bentuk seleksi persegi empat tadi sesuai dengan bentuk screen handphone atau objek apapun yang terdapat pada layer background.

Free Transform Selection dengan mode Skew.

Lalu, ubah warna foreground dan background menjadi putih-hitam pada toolbar dengan menekan tombol X pada keyboard (tips: untuk mengubah warna foreground dan background menjadi hitam-putih, tekan tombol D pada keyboard). Pastikan layer mask pada layer yang baru ditambahakan tadi masih terpilih, lalu aktifkan Paint Bucket Tool (G) dan beri warna putih pada area seleksi berbentuk persegi tersebut. Cara ini akan menambahkan area seleksi berbentuk persegi pada layer subjek sekaligus menampilkannya pada canvas.

Memberi warna menggunakan Paint Bucket Tool (G) pada area seleksi.

Manipulasi Warna pada Gambar yang Digabung

Di langkah sebelumnya, hasil editan gambar sudah bisa dikatakan selesai jika warna pada kedua layer sudah sesuai. Tapi pada tutorial ini, kita perlu menyesuaikan kedua warna layer dengan cara manipulasi warna sederhana. Manipulasi warna diperlukan agar hasil penggabungan gambar terlihat lebih realistis. Kita akan menyesuaikan warna setiap layer.

Menambah Layer Adjustment Solid Color pada Gambar Background

Karena layer background lebih gelap dibanding layer subjek, maka kita perlu menambah kecerahan warna khususnya pada bagian paling cerah (highlights) pada layer background. Caranya, Klik tombol Create new adjustment layer berbentuk bulat kecil di bawah panel Layers, lalu pilih Solid Color. Double klik ikon layer adjustment yang baru dibuat tadi untuk membuka jendela pemilihan warna. Arahkan mouse ke warna yang paling cerah pada gambar subjek lalu klik untuk menentukan sampel warnanya. Lalu klik OK.

Menentukan warna layer adjustment Solid Color.

Lalu ubah Blend Mode-nya menjadi Soft Light.

Layer Adjustment dengan Blend Mode: Soft Light

Selanjutnya, klik kanan pada layer adjustment tersebut, dan pilih opsi Blend Options. Nah, di pengaturan blend options kita akan membuat manipulasi warna hanya ditambahkan ke area yang paling cerah saja, agar warna yang lain tidak terpengaruh. Karena tujuannya adalah ingin membuat seolah-olah cahaya cerah datang dari arah yang sama dengan arah cahaya di gambar subjek. Caranya dengan menyesuaikan slider pengaturan warna di bagian Blend If pada kotak pengaturan Blend Options. Khusus untuk menjelaskan tehnik color grading ini secara detil, kamu bisa baca panduan sebelumnya yang berjudul cara color grading di Photoshop.

Layer Adjustment jenis Solid Color warna putih.

Mengurangi Kecerahan Warna di Photoshop

Kemudian kita juga perlu manipulasi warna pada layer subjek, khususnya di bagian area yang paling cerah saja. Banyak cara untuk mengurangi tingkat kecerahan warna di Photoshop. Tapi pada tutorial kali ini, cara yang paling cocok agar hasil sesuai dengan yang saya harapkan adalah dengan menambah layer adjustment jenis Exclusion. Agar pengurangan tingkat kecerahan warna lebih akurat diterapkan hanya di area yang paling cerah saja, maka perlu menduplikasi layer subjek ketimbang membuat layer adjustment Solid Color seperti tadi. Klik kanan pada layer subjek, pilih Duplicate Layer. Lalu ganti Blend Mode-nya menjadi Exclusion dan kurangi Opacity-nya menjadi sekitar 13%-15%. Klik kanan pada duplikatnya, pilih Blend Options. Lalu geser slider di bagian Blend If agar meredupkan warna hanya di area yang paling cerah saja.

Mengurangi kecerawan warna di Photoshop.

Nah, cara tadi bisa mengurangi kecerahan warna hanya di area tertentu saja pada gambar. Jika kamu merasa masih terlalu cerah, tambahkan lagi duplikat layer layernya dan ubah Blend Mode nya menjadi Exclusion, tapi Opacity nya atur menjadi sekitar 3%-4% saja. Jika masih saja terlalu cerah, tambahkan lagi, dan atur Opacity menjadi 1%.

Cara membuat efek 3D Pop Out di Photoshop.

Itulah tadi cara membuat efek 3D Pop Out di Photoshop. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan tinggalkan komentar di kolom komentar di bawah ini. Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini! Semoga tutorial ini bermanfaat!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *